Tante Merry

Entah kapan aku mulai mengenal dia, dan entah berapa lama aku akan mengenal dia. Mungkin sudah seumur hidupku. Tante Merry. Seorang istri dan ibu dari tiga orang anak. Satu anak laki-laki dan dua anak perempuan.

Tante Merry mempunyai perawakan tinggi, lebih tinggi dari dua saudara perempuannya. Wajahnya sedikit lonjong, matanya mulai sayu dimakan usia yang sudah lewat 60 tahun. Rambutnya panjang sebahu, warna putih mulai mendominasi. Sehari-hari tante Merry kerap menggunakan daster yang dia jahit sendiri. Tante Merry suka kerepotan kalau hendak membeli sandal atau sepatu. Kakinya besar. Selain itu tante Merry juga mempunyai pribadi yang keras, tangguh namun dia lucu saat tertawa. Bahunya sedikit naik, dan salah satu tangannya menutup sedikit mulutnya sambil terkekeh. Continue reading “Tante Merry”

Advertisements

Tiga Sekawan

Anak-anak ini juga dari Dukuh Mboso, kediri. (dari kiri) Koko (9), Tanul (6) dan Dimas (6). Si Koko ini jago banget majat pohon -_- (entah harus di banggakan atau tidak. Si Tanul suka berjoget, lucu deh. Kalau Dimas, buset dia bela-belain nyolong tebu karna gw kehausan pas naik bukit 😀

Asmaul :)

Salah satu anak Dukuh Mboso juga. Pertama kali aku survey tempat ini, dialah anak yang buat aku benar-benar jatuh hati. Ma’ul itu panggilannya. Ketika aku mengenalnya dia masih berusia 4 tahun. Dua tahun berlalu, dia sudah memasuki sekolah dasar. Tak ada yang berubah. Tetap lucu dan mengemaskan.