Ara.

Ara. Satu nama yang bersanding pada dirimu. Seorang agitator untuk hatiku.
Seseorang yang tidak pernah terlihat bersemangat, mungkin itu karena postur tubuhmu. Atau memang kamu tidak pernah bersemangat.

Satu tatapan mata cokelat, terkadang lelah yang aku lihat. Terkadang sebuah kelembutan yang aku jumpai atau sebuah tatapan tidak habis pikir.

Satu pribadi yang memiliki banyak cara untuk membuat aku tersenyum. Kharisma seorang ayah, perhatian seorang kakak, gurauan seorang sahabat, tantangan seorang rival, pelukan seorang kekasih.

Satu ciptaan yang mampu membuat aku tidak lagi mengenal almanak. Setiap hari adalah hari yang sama. Hari menunggumu datang.

Ketika aku menemukan mu, aku kehilangan diriku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s