“Boss from Hell”

0e54c65a9f0fc1e84f9c9a7539ffb191

Judul di atas hanyalah fiktif belaka, boss saya sebelumnya dari rahim ibunya.

Okey, setelah dua bulan saya menganggur, akhirnya saya putuskan untuk ngepost cerita ini. (Ga ada hubungannya sih, berapa bulan nganggur dengan posting).

Semenjak masa percobaan saya dihentikan, saya kembali cari kerjaan lagi, sudah ada beberapa interview tapi masih belum pas. Jadi akhirnya saya kembali mencoba aktif ngeblog.

Kalau kalian designer, kalian pasti atau mungkin tahu ada kumpulan comic “Client from Hell” isinya lucu dan benar adanya. Soalnya dulu waktu saya kerja di perusahaan web developer sebagai pengisi konten, memang banyak banget ketemu klien yang sukanya ngajak berantem. Kali ini saya ingin membahas tentang boss saya ditempat terakhir saya bekerja. Saya akan menceritakan, dari awal saya bekerja sampai akhir, bagaimana saya berhadapan dengan boss yang rada bego, labil, plin plan, dan semua-semua yang sangat menyebalkan.

B : Kenapa kanvasnya belum dipasang? Aduh Lauren, eventnya satu minggu lagi. Seperti gini-gini harus cepet Lauren.

L: Bapakkan belum ACC designnya.

 

L : Pak ini designnya untuk billboard. “Save upto 30% on treatment” –> ( Ini wording yang saya pakai dalam billboard. Karena yang saya pelajari, media yang sifatnya ATL itu jangan panjang-panjang wordingnya)

B : Aduh Lauren, apa ini? Ga ada detailnya sama sekali. Kamu masukan juga kita ada free kalender, free entry, ada diskon untuk make up, tambahakan juga promo-promo menarik dari brand

L : Ung.. tapi pak, kalau terlalu banyak, nanti ga kebaca

B : Dicoba aja dulu designnya

*beberapa jam kemudian*

B : Coba lihat designya?

L : Ini pak, setelah saya tambahakan.

B: Lauren kalau segini penuhnya apa kebaca?

L : Lha kan bapak yang minta?

B : Untuk billboard ini wording ga lebih dari 4 atau 5 kalimatlah. Simple dan menarik

L : Lha.. pak tadikan saya sudah ajukan design seperti itu. Bapak yang minta tambahin ini itu.

B : Ndak, ndak.. lupain itu semua. Masa design seperti ini kebaca?

 

B : Lauren, tempo hari sayakan ada minta kamu cari tahu tentang ads di Instagram. Kok belum ada kabarnya?

L : Tempo harikan saya minta bapak cari tahu, user pass FB nya apa. Sudah dapat?

B : Oh ya.. nanti saya tanyakan

 

B : Lauren, Linenya kita gimana? Sudah buat?

L : Pak kalau mau buat Line, kita kudu siap-siap untuk barter pak, seperti kasih voucher/ free treatment trial.

B : Buat apa? Kamu tahu Andien kan? Saya sering dapat info dari akun officialnya dia, mana ada bagi-bagi voucher dan lain-lain

L : Bapak tau bedanya Line corporate sama Line selebriti?

 

B : Lauren, untuk mailer bulanan kita, selalu untuk cover pakai cewek Asia.

L : Cewek Asia susah dicari pak, ukurannya kecil klo dari googling. Kalau mau buat photoshoot untuk stock aja.

B : Kalau gitu kamu pake model-model brand kosmetiknya kita aja. Seperti Ba**r, MG, Val***t.

L : Itukan bule pak.

B : Gak apa, pokok rambutnya hitem.

 

Bersambung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s