Merindukan Orang Mati

Bintang menjerit, menyampaikan pesan langit tertinggi.

Siapa yang dapat mengingkariNya? Engkau datang karena Tuhan, engkaupun berlalu dan menghilang karena Tuhan.

Aku masih ingat betul puisi yang kamu buat, sebelum kamu pamit pergi untuk selamanya. Aku masih ingat betul kamu menginginkan aku menjadi apa. Harapan. itu yang kamu inginkan.

Dan sekarang apa kamu tahu keadaanku? Aku menjadi orang yang paling hilang harapannya.

Rindu ini membuatku tak baik-baik saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s