Doa

Doa itu seperti kebun, peliharalah maka doa akan berbuah.

Berdoalah di mana saja kamu berada, Tuhan ada di mana-mana.

Jika kamu menginginkan sesuatu, bertanyalah pada diri sendiri

‘‘Apakah aku menginginkan hal yang di kehendaki Tuhan?‘‘

Tuhan menghendaki kebaikan sejatimu

Bila doamu menjadi kering. Teruskan saja.

Tanah yang kering kerontang menyambut datangnya hujan.

Bila karena suatu hal kamu tidak bisa berdoa, bersantailah.

Keinginan untuk berdoa itu sudah merupakan doa.

Bila kamu merasa sedih dan menyesal, menangislah.

Airmata adalah doa dari hati.

Jika doa membuat kamu menjadi pasif, acuh tak acuh, itu bukanlah doa.

Doa sejati akan membuahkan kepedulian dan pelayanan.

Gunakanlah saat-saat tenang untuk berdoa.

Ketenangan menarik kamu kepada sang maha besar.

Bila hatimu penuh dengan rasa syukur, biarkanlah demikian.

Roh Allah sedang berdoa di dalam dirimu.

Berdoalah dalam tidurmu.

Tidur adalah doa dari manusia yang merasa aman dari cinta Tuhan.

Berdoa adalah bernafas.

Lakukan dalam-dalam dan kamu bisa dipenuhi dengan kehidupan.

Doa dasar dari segala sesuatu yang akan kita perbuat.

Dia hanya sejauh doa.

 

 

‘‘Dan berbahagialah ia, yang telah percaya. Sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana“ – Lukas 1:45

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s