Rindu

Terakhir kali kita ketemu saat aku di wisuda. Saat itu aku melihat senyum pada wajah mu yang semakin layu. Ada kesedihan dalam hati ini, ada juga rasa bangga dan lega ketika aku bisa mewujudkan setengah mimpi mu.

Hari-hari aku jalani tanpa hadir mu, sesekali kau menelpon ku hanya sekedar bertanya bagaimana kerjaan ku? Sesekali kau mengirimkan pesan singkat hanya untuk bertanya apakah kiriman cokelat nya sudah sampai?.

Kadang aku ingin menelponmu, tapi aku tak tahu apa yang ingin aku bicarakan. Sesekali aku terisak jika mengingatmu. Kapan kita berjumpa? Kapan kita menghabiskan waktu bersama lagi? Kapan kita berdiskusi?

Ayah, aku rindu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s