Maaf

Aku butuh yang namanya kebebasan. Kelihatannya saja hidup ku bebas, pada kenyataannya aku masih tertahan dengan tanggung jawab. Ruang gerak ku terbatas.

Jika mereka terus berkata “semua nya itu butuh pengorbanan” lantas mengapa mereka tak mau mengorbankan waktu mereka? Tenaga mereka? Atau apapun. Kenapa harus aku yang bekorban?

Aku tak ingin mendengar “Iya, karna kami yakin kau gadis yang penyanyang dan penuh kasih. Tuhan merasa kau punya kemampuan dan orang yang bertanggung jawab”

Tolong lah, aku bukan gadis dengan hati yang baik, selalu mempunyai cinta kasih. Bersikap seperti malaikat penolong.

Maaf jika aku kadang berharap si tua itu cepat mati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s