Ada yang kesepian malam ini

Masih cerita tentang tetangga ku. Seperti hari-hari sebelumnya, pria paruh baya itu masih suka menghabiskan waktu di kursi ukir teras rumahnya.

Rumah kami berhadapan, dari balkon lantai dua rumah, aku bisa melihatnya. Sungguh ini sebuah pemandangan yang tak biasanya untuk pria seperti dia.

Wajah nya tampak layu, dengan pandangan kosong, mungkin saja ia sedang membiarkan imajinasi memainkan perannya.

Aku berusaha memahami perasaan pria 60 tahun itu. Biasa hari-harinya di ramaikan oleh istri dan anak-anak nya. Tapi sekarang tampaknya ia harus berkenalan dengan kehilangan.

Malam kian larut. Namun aku masih melihat pria itu duduk di luar.

Ada yang kesepian malam ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s