Foto

Secara otomatis aku akan bergaya di depan kamera. Entah dengan gaya yang bagus ataupun gaya yang konyol. Aku tak pernah canggung menatap kamera. Ayah ku telah mengenalkan aku pada fotografi sedari aku kecil. Makanya tidak heran jika teman-teman ku menjuluki ku “banci kamera”. Bukan narsis, aku hanya sangat sensitif dengan kamera J

Di temani hujan dan bau  nya yang khas. Aku kembali membuka album foto lama, mungkin usianya sudah 20 tahun lebih. Warna nya sedikit berubah. Salah satu alasan mengapa aku menyukai foto karena gambar di dalam foto tidak pernah berubah, sekalipun orang di dalam nya telah berubah menjadi beda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s